TIGA pasangan cabup dan cawabup Tanjabtim, yakni Saipuddin-Kaharuddin, Juber-Isroni dan Zumi Zola-Ambo Tang, kemarin, menyampaikan visi misi dalam sidang paripurna terbuka DPRD Tanjabtim.
Penerimaan CPNS mengutamakan putra daerah Tanjabtim menjadi jualan semua kandidat.
Di hadapan sejumlah anggota DPRD Tanjabtim, dan sejumlah simpatisan masing-masing, tiap pasangan kandidat diberi waktu sama yakni maksimal 45 menit, untuk memaparkan visi misinya tanpa melakukan dialog.
Kandidat nomor urut 1 Saipudin-Kaharuddin misalnya, pasangan yang diusung Hanura dan sejumlah partai gurem yang mendapat giliran pertama menyampaikan visi misi ini berjanji, untuk lima tahun kedepan, pasangan Cabup dan Cawabup ini akan menjadikan Kabupaten Tanjabtim Permata.
‘’Tanjabtim Permata ini artinya pembangunan ekonomi untuk rakyat, maju, adil, dan Merata,’’ jelas Saipudin, yang langsung mendapat aplaus para simpatisannya.
Pasangan Saipudin-Kaharuddin juga menempatkan layanan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas terutama bagi masyarakat.
‘’Pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis akan kami tingkatkan lagi,‘’ ujarnya.
Saipudin dan Kaharuddin juga mengkritik kebijakan pemerintah saat ini yang dinilainya kurang berpihak kepada masyarakat asli Tanjabtim.
‘’Saya inginkan kedepannya 80 persen PNS yang lulus merupakan putra-putri Tanjung Jabung Timur. Jangan lagi kebanyakan yang diluluskan merupakan orang luar yang bukan putra-putri yang orang tuanya kelahiran Tanjab Timur,’’ ucap Saipudin.
Saipudin juga akan mengedepankan aspek sendi-sendi ekonomi sosial dan budaya yang nantinya akan berpihak pada kepentingan rakyat jelata.
‘’Kami akan memulai pemabangunan ekonomi mulai dari pedesaan. Jangan sampai hanya berpatokan pada grafik yang menunjukkan kemajuan. Ternyata yang maju dan meningkat hanya ekonomi pengusaha bukan rakyat kecil nya,’’ katanya.
Giliran kedua yang menyampaikan visi misi kemarin adalah pasangan HM Juber-HM Isroni. Dalam penyampaian visi misinya, pasangan nomor urut 2 yang diusung Demokrat, Golkar, PKS, PKB dan Gerindra ini berjanji bila jika terpilih nanti akan membangun Kabupaten Tanjabtim yang maju, pihaknya akan terlebih dahulu meningkatkan SDM. Karena menurut Juber, dengan SDM yang berkualitas, maka Kabupaten Tanjabtim dengan sendirinya akan lebih maju dari sekarang.
‘’SDM merupakan modal utama dalam meningkatkan kesejahteran masyarakat,’’ sebut Juber.
Juber menyentuh segenap aspek sendi kehidupan amsyarakat dan pemerintahan Tanjabtim. Juga tak luput menjanjikan putra putri asli Tanjabtim mendapatkan prioritas dalam kelulusan CPNS. Namun secara spesifik disebutkan perhatiannya pada bidang infrastruktur terutama kebutuhan listrik yanga ada di masyarakat akan diupayakan mulai bisa dirasakan sebagian besar masyarakat yang selama ini belum bisa merasakan adanya listrik yag menerangi rumah-rumah di setiap pedesaan di sebelas kecamatan yang ada.
Saat hendak memaparkan programnya pada bidang infrastuktur, HM Juber memberikan kesempatan kepada HM Isroni untuk memaparkan dihadapan para sejumlah anggota DPRD, dan undangan lainnya. HM Isroni pun akhirnya memaparkan bahwa kedepan pihaknya akan lebih mementingkan kualitas pekerjaan dibandingkan kuantitas. ‘’Sedangkan mengenai Jembatan Muarasabak, ke depan kami akan mendukung penuh pengerjaan jembatan ini, yang tentunya akan menjadi penghubung antara Tanjabim bagian timur dan barat,’’ jelasnya.
Namun perkataan Isroni soal jembatan Muarasabak tersebut, langsung dibantah mentah-mentah oleh Ketua DPRD Romi Harianto. Pasalnya, pembangunan Jembatan Muarasabak itu ditargetkan akan segera rampung.
‘’Sebelumya saya mohon maaf, soal kelanjutan pembangunan jembatan Muarsabak, Pak Is, saya pikir tanpa harus dimasukkan dalam program Pak Isroni. Insya Allah bulan delapan ini pembangunan jembatan itu selesai,’’ kata Ketua DPRD Tanjabtim dari PAN itu.
Tak jauh beda pasangan nomor urut 3 Zumi Zola-Ambo Tang. Pasangan yang diusung PAN, PDIP, PKPB dan sejumlah partai lainnya ini berjanji jika dipercaya memimpin Tanjabtim lima tahun kedepan nanti akan mengutamakan kinerja dan profesionalisme dalam birokrasi.
Menurut Zumi Zola, sebelum membangun dan mensejahterakan masyarakat, kita harus terlebih dahulu intropeksi diri. ‘’Jika birokrasi sudah profesional, baru kita bicara bagaimana mengupayakan masyarakat yang sehat, pendidikan, pertumbuhan ekonomi kerakyatan, dan infrastruktur,’’ papar Zumi Zola.
‘’Apapun program yang kita rencanakan, saya rasa akan sulit terwujud jika selaku abdi negara, kita sendiri tidak profesional dalam urusan biokrasi,’’ tambahnya yang langsung mendapat aplaus tamu undangan.
Dalam penyampaian visi misinya, Zumi Zola mengakui soal keterbatasan APBD, dan untuk mengakalinya itu akan berupaya mencari sponsor berupa investor yang akan membantu merealisasikan program visi misi yang disebutkan. Pasangan nomor urut 3 ini juga menjanjikan hal yang sama dengan dua pasangan sebelumnya yakni prioritas bagi putra-putri Tanjabtim dalam kelulusan CPNS.
(bim)http://www.jambiekspres.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar