Selasa, 25 Januari 2011

Zola-Yopi Cabup Terkaya



Daftar Kekayaan Cabup Tebo dan Tanjabtim

JAMBI - Zumi Zola dan Yopi Muthalib menjadi calon bupati (cabup) terkaya di dua Pemilukada, yakni Tanjab Timur (Tanjabtim) dan Tebo.

Hasil audit harta kekayaan para kandidat yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yopi Muthalib mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 7.671.739.979, sedangkan Zumi Zola mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 3.283.018.115.

Dua kandidat cabup yang berlaga di dua pemilukada ini, dari segi harta kekayaan, unggul jauh dari pasangan calon lainnya.

Menurut anggota KPU Tanjabtim, Idrus, hasil audit tersebut diterima KPU pada 12 Januari 2011, lalu.

Berada di bawah Zumi Zola yaitu Cabup

Saipuddin dengan nilai kekayaan Rp 1.802.531.982, disusul cawabup pendamping Saipuddin, Kaharuddin dengan pundi-pundi harta kekayaan sebesar Rp 1.495.985.063.

Cabup HM. Juber, menurut Idrus memiliki harta kekayaan sebesar Rp 377.002.870, sementara pendampingnya, Isroni memiliki kekayaan senilai Rp 182.000.000. Baru di posisi terakhir, Cawabup pendamping Zumi Zola, Ambo Tang dengan jumlah harta kekayaan Rp 170.625.65.

‘’Dari hasil audit KPK soal daftar kekayaan pasangan kandidat, yang kami terima tertanggal 12 Januari lalu, cabup yang memiliki kekayaan paling banyak adalah Zumi Zola, sedangkan diposisi akhir ditempati Pak Juber,’’ terang Idrus.

‘’Jumlah kekayaan masing-masing Cabup ini, sudah meliputi harta bergerak dan tidak bergerak,’’ jelasnya.

Disinggung soal kebenaran daftar kekayaan tersebut, Idrus mengatakan daftar kekayaan tersebut sesuai dengan daftar kekayaan yang sebelumnya telah diberikan tiap cabup kepada KPUD Tanjabtim belum lama ini.

‘’Soal benar atau tidaknya itu bukan wewenang kita, yang jelas angka ini telah di audit KPK,’’ tukasnya.

Dikatakan Idrus, daftar kekayaan tiap pasangan kandidat hanya dipergunakan sebagai pedoman di masa mendatang, jika salah satu pasangan kandidat tersebut terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Tanjabtim periode 2011-2016.

‘’Pihak KPK pun mengaudit daftar kekayaan ini tidak secara mendetail, seperti dari mana kekayaan itu didapat atau semacamnya. Mereka (KPK) hanya mengaudit sebatas administrasi dan keabsahan kepemilikan kekayaan saja,’’ papar Idrus.

‘’Memang KPK ada temuan semacam tidak adanya bukti pembayaran pajak dan sebagainya, tapi itu sudah diselesaikan oleh kandidat yang bersangkutan,’’ ungkapnya tanpa menyebutkan siapa kandidat tersebut.

Sementara itu, dari Tebo dilaporkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah mengeluarkan daftar kekayaan lima kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Tebo.

Lima nama daftar kekayaan calon Bupati dan wakil bupati Tebo itu pun sudah diterima Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Tebo melalui faksimili dari KPK dengan nomor surat B-197/12/01/2011 kemarin.

Dari lima daftar kekayaan Cabup dan Cawabup itu, Yopi Muthalib sebagai orang terkaya diantaranya. Calon Bupati yang diusung oleh beberapa partai besar itu memiliki harta kekayaan senilai Rp 7.671.739.979.

Dengan rincian, harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) seluas 4.380 m2 dan 665 m2 yang terletak di Kabupaten Bungo yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai Rp 3.595.060.000. Harta bergerak yaitu alat transportasi, Perikanan, perkebunan, Pertanian, pertambangan dan usaha lainnya yaitu satu usaha SPBU, dengan nilai Rp 3.595.060.000. surat berharga dengan nilai Rp. 5.000.000, Giro dan kas lainnya Rp. 471.619.979, hasil sendiri lainnya Rp. 5.000.000.

‘‘Dari data yang kita terima dari KPK, bahwa Yopi Muthalib merupakan calon Bupati Tebo terkaya,’‘ ujar Ketua KPUD Kabupaten Tebo, Syahlan Arfan, kemarin.

Nomor dua terkaya yakni Hamdi, dengan total kekayaan Rp 4.782.132.096. Dengan rincian, harta tidak bergerak Rp 428.000.000, harta bergerak Rp 469.000.000. Selanjutnya peternakan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan dan usaha lainnya senilai Rp 1.505.058.000. Harta bergerak lainnya jenis logam mulia dengan nilai Rp 76.820.170, Giro dan kas lainnya senilai Rp. 2.303.263.926.

Selanjutnya, calon wakil Bupati Sri Sapto Edy dengan nilai kekayaan Rp 1.217.316.363. Dengan rincian, harta tidak bergerak Rp 703.600.000, harta bergerak Rp 378.000.000, Giro dan kas lainnya dengan nilai Rp 135.716.963.
Seterusnya, Eko Putra dengan nilai total kekayaan Rp 753.440.000. Dan Calon Bupati Ridham Priskap menempati urutan kelima dengan total kekayaan Rp 516.823.930.

‘‘Sementara satu calon Bupati lagi, yakni Sukandar belum bisa kita beberkan harta kekayaannya karena masih dalam verifikasi di KPK,’‘ jelas Syahlan Arfan, dengan menunjukkan surat dari KPK tersebut, kemarin.

(bim/pay)http://www.jambiekspres.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar